Reportase Rapat Kerja dan Kongres XIV PBBMI di Palembang, Prof. Zeily Nurachman Kembali Terpilih Sebagai Ketua

0
17

PALEMBANG – Perhimpunan Biokimia dan Biologi Molekuler Indonesia (PBBMI) baru saja sukses melangsungkan perhelatan akbar Rapat Kerja dan Kongres XIV. Berlokasi di Hotel Harper Palembang pada 29-30 Oktober 2026, kegiatan ini menjadi momen bersejarah bagi kelanjutan dan arah strategis organisasi ke depan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Rapat Kerja Pengurus Pusat (PP) & Cabang yang berlangsung pada Kamis, 29 Oktober 2026. Pada kesempatan ini, setiap cabang melaporkan dinamika dan perkembangan dari masing-masing daerah. Keesokan harinya, pada Jumat, 30 Oktober 2026, kegiatan dilanjutkan dengan Kongres yang dimulai pada pukul 16.30 WIB. Kegiatan kongres yang berlangsung hangat dan demokratis ini dihadiri oleh para delegasi dari 19 cabang PBBMI di seluruh Indonesia, yakni Bali, Bandung, Banjarmasin, Bengkulu, Bogor, Jakarta, Kendari, Lampung, Malang, Manado, Padang, Palembang, Palu, Pekanbaru, Purwokerto, Semarang, Solo, Surabaya, dan Yogyakarta.

Sidang paripurna dipimpin langsung oleh presidium sidang, Dr.Si. dr. Syazili Mustofa, M.Biomed (utusan Cabang Lampung) dan dr. H. Safyudin, M.Biomed, CGA (utusan Cabang Palembang).

Kesuksesan perhelatan tahun ini juga menuai apresiasi khusus. Penyelenggaraan di Palembang tercatat melibatkan anggota dari seluruh ranting PBBMI Cabang Palembang sebagai wujud nyata kebersamaan yang solid. Kekompakan tuan rumah ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dan percontohan yang bisa ditiru pada penyelenggaraan Semnas PBBMI selanjutnya.

Capaian Emas Kepengurusan 2023–2026

Agenda utama kongres diawali dengan penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Pengurus Pusat PBBMI masa bakti 2023–2026. Dalam laporannya, dipaparkan berbagai capaian yang telah diraih oleh perhimpunan. Saat ini, cabang-cabang PBBMI tercatat sangat aktif dalam menghidupkan iklim diskursus ilmiah di berbagai daerah.

Secara kelembagaan, kepengurusan periode ini berhasil memperkuat legalitas organisasi dengan terbitnya Surat Keputusan (SK) dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Tak hanya di ranah nasional, kiprah PBBMI (ISBMB) di kancah internasional juga kian diperhitungkan. Hal ini dibuktikan dengan konsistensi PBBMI dalam mengirimkan delegasi dan keberhasilan para anggotanya meraih Young Scientist Program (YSP) / Travel Grant dari Federation of Asian and Oceanian Biochemists and Molecular Biologists (FAOBMB). Puncaknya, PBBMI telah dipercaya mendapat amanah besar untuk menjadi tuan rumah perhelatan FAOBMB pada tahun 2028 mendatang di Bali. Seluruh pencapaian luar biasa ini disambut dengan apresiasi positif dari para peserta kongres, dan LPJ Pengurus Pusat 2023–2026 diterima dengan suara bulat.

Rekomendasi Organisasi & Pemilihan Ketua Baru

Dalam pandangan umumnya, cabang-cabang memberikan beberapa rekomendasi strategis untuk kepengurusan selanjutnya. Di antaranya adalah rekomendasi untuk menyederhanakan alur pendaftaran anggota agar lebih efisien, serta memfinalisasi logo baru PBBMI yang rancangannya telah disetujui dengan beberapa catatan minor untuk penyempurnaan.

Puncak acara Kongres XIV adalah pemilihan Ketua Umum PBBMI untuk masa bakti 2026-2029. Proses demokrasi ini memunculkan dua nama calon ketua, yakni Prof. Zeily Nurachman dan Apt. Sarmoko, Ph.D. Melalui mekanisme pemungutan suara yang transparan, Prof. Zeily Nurachman berhasil mengantongi 22 suara, mengungguli Apt. Sarmoko, Ph.D. yang memperoleh 12 suara.

Dengan hasil tersebut, pimpinan sidang secara resmi menetapkan Prof. Zeily Nurachman sebagai Ketua Umum PBBMI untuk masa bakti 2026-2029. Selamat kepada Prof. Zeily Nurachman atas amanah yang diemban, dan terima kasih yang tak terhingga kepada kepengurusan masa bakti 2023–2026 atas dedikasinya yang luar biasa. Mari bersama-sama memajukan PBBMI agar menjadi organisasi yang berdampak di Indonesia dan kancah global!

Dokumentasi :